Suasana Warga Samara Irak Peringati Syahidnya Imam Ali as

10 Mei 2021 - 18:58

Menurut Kantor Berita ABNA, dengan kehadiran seribuan warga digelar pawai duka memperingati hari syahidnya Imam Ali bin Abi Thalib as, imam pertama umat Islam Syiah di kota Samara Irak. Warga yang hadir meski mengenakan masker sebagai protokoler kesehatan di masa pandemi namun tidak bisa menghindari terjadinya perkumpulan massa yang memenuhi badan jalan. 

Imam Ali as adalah imam pertama bagi umat Islam Syiah yang syahid akibat tebasan pedang dari Abdurrahman Ibnu Muljam. Pada tanggal 19 Ramadan 40 H sewaktu Imam Ali as sedang mengingami salat subuh di Masjid Kufah, Ibnu Muljam mengayunkan pedang beracun ke kepalanya, yang menyebabkan kematian suami Sayidah Fatimah az-Zahra tersebut pada dua hari setelahnya, 21 Ramadan 40 H.

Tanggal kesyahidan Imam Ali as pun oleh umat Islam Syiah disepanjang sejarah memperingatinya setiap tahun dengan menyelenggarakan majelis dan pawai duka sebagai bentuk kedukaan. 

Pada pawai duka di kota Samara tersebut, diarak peti jenasah yang disimbolkan sebagai peti jenasah Imam Ali as yang kemudian di bawa ke Haram Imamiyin Askariyain as. Di Indonesia tradisi mengusung peti jenasah dalam upacara pawai duka dikenal dengan nama perayaan tabut terutama yang ditradisikan warga Bengkulu pada peringatan kesyahidan Imam Husain as.